ROADSHOW SOSIALISASI PENCEGAHAN BULLYING DI SEKOLAH

Pendapat Psikolog dalam jurnal Psikologi Sosial Riauskina, Djuwita, dan Soesetiono mendefinisikan School Bullying merupakan bullying yang terjadi di sekolah yaitu “ perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seseorang/kelompok siswa yang memiliki kekuasaan, terhadap siswa/siswi lain yang lebih lemah dengan tujuan menyakiti orang tersebut”.

Pada era millenia banyak kasus – kasus Bullying di sekolah yang dapat kita baca dan lihat melalui media massa, media elektronik maupun media sosial.
Bullying yang banyak dilakukan disekolah umumnya mempunyai tiga karakteristik sebagai berikut : ada perilaku agresif yang menyenangkan pelaku untuk menyakiti korbannya, tindakan itu dilakukan secara tidak imbang sehingga menimbulkan perasaan tertekan korban, dan dilakukan secara berulang – ulang.
Bentuk Bullying itu berupa : kekerasan fisik, verbal / kata-kata, Psikologis , seksual, dan Cyber Bullying, ini berdampak negatif pada korban, berupa Luka fisik maupun luka emosional.

Dengan banyak kasus Bullying di sekolah di Kabupaten Cilacap, Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap pada bulan September 2018 sampai dengan bulan Oktober 2018 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Undang – Undang Perlindungan Anak dengan Thema : Pencegahan Bullying di Sekolah”, ini merupakan amanat dari Undang – undang Perlindungan Anak Nomor : 23 Tahun 2002 yang diamandemen menjadi Undang – undang Nomor 35 Tahun 2014 di Pasal 13.
Kegiatan Sosialisasi ini dengan sasaran sebanyak 13 sekolah masing masing sekolah menghadirkan 100 (seratus) siswa/siswi di sekolahnya untuk tingkatan Sekolah Lanjutan Atas dan Sekolah Lanjutan Pertama baik Negeri maupun Swasta.

Arida Puji Hastuti, SP,MM selaku Plt Kepala Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap menyampaikan dalam sambutannya, dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka tindak kekerasan di sekolah di Kabupaten Cilacap.
Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya untuk membentuk anak – anak yang berkualitas yaitu Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat (GENIUS) yang mampu menghadapi segala tantangan pada era milenia dan sebagai generasi penerus bangsa karena keberlangsungan suatu bangsa ditentukan oleh anak-anak yang berkualitas.

Post Author: chandra hartanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *