PELATIHAN KETERAMPILAN KORBAN KDRT, WUJUD PERHATIAN PEMERINTAH MEMBANTU KORBAN KDRT UNTUK BANGKIT DAN MANDIRI

DINAS KBPPPA, Pemerintah Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Bagi Korban KDRT dan Kelompok Rentan Kabupaten Cilacap Tahun 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka melaksanakan Program Pemberdayaan untuk Keluarga yang pernah mengalami KDRT dan Kelompok Rentan lainnya, sehingga Kaum Perempuan atau Korban KDRT tidak menjadi beban dalam keluarganya, tetapi kaum perempuan itu bisa bangkit dan mandiri, dan dapat membantu mencari nafkah tambahan bagi keluarganya. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2019 dan diikuti oleh 60 (enam puluh) orang Korban KDRT dan Kelompok Rentan dari Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap Tengah dan Cilacap Selatan. Pembicara dalam kegiatan tersebut Munawwir Hasan Basri.,ST. dari Tim Pelatihan Suara Hati Yogyakarta, dan Hj. Erni Suhaina Ilham Fadzry, S.Pd.I dari LKP “Bu Nandang” Cilacap.

Dalam sambutannya Kepala Dinas KB, PP dan PA Murniyah, S.Pd.,M.Pd menyampaikan keluarga adalah sebuah unit terkecil di masyarakat yang mempunyai fungsi-fungsi keluarga, diantaranya adalah pertama fungsi ekonomi, yaitu keluarga harus berusaha menghidupi dan mencukupi kehidupan anggota keluarganya secara layak, Kedua, fungsi cinta kasih yaitu keluarga harus mampu memberikan cinta kasih kepada sesama anggota keluarga, dan Ketiga, fungsi perlindungan, yaitu setiap anggota keluarga harus mampu saling melindungi sehingga tercipta rasa aman dalam keluarga. Namun, fakta di masyarakat ternyata belum semua keluarga melaksanakan fungsi-fungsi keluarga secara baik, bahkan banyak diantaranya yang melakukan kekerasan sehingga menimbulkan situasi disharmonis dalam keluarga, dan tidak jarang berujung pada perceraian, trauma dan penderitaan lain bagi para korban.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas KB, PP dan PA mengatakan Data di P2TP2A CITRA Kabupaten Cilacap, pada tahun 2018 terdapat 94 Kasus Kekerasan seperti KDRT, Pencabulan, Pelecehan Seksual, Perkosaan, Trafficking, dan Penganiayaan. Dari data tersebut terdapat 119 orang korban yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap. Oleh karena itulah, para korban kekerasan dan juga kelompok rentan lainnya perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan, baik secara psikologis, sosial, hukum maupun ekonomi, sehingga mereka tetap bisa mengembangkan potensi diri, hidup bermasyarakat secara wajar dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang salah satu tugas pokoknya mengelola program Pemberdayaan Perempuan, merasa terpanggil untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Dimana dalam perspektif Pemberdayaan Ekonomi, bukan hanya kaum laki laki saja yang produktif tetapi kaum perempuan juga perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan produktifitas ekonominya, agar terwujud Kesetaraan dan Keadilan Gender di dalam masyarakat. (Red. Zero PP)

Post Author: panggih kurniadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *