CEGAH PERNIKAHAN USIA ANAK

Dalam penerapan prinsip perlindungan hak anak, salah satu implementasi yang perlu diperhatikan oleh semua unsur yang berhadapan dengan anak adalah pencegahan pernikahan usia anak.  Perkawinan anak, selain melanggar hak-hak anak dengan memaksa mereka berhenti sekolah, juga mengakibatkan kemiskinan antargenerasi, merusak pendidikan jangka panjang mereka, kemampuan untuk mencari nafkah.

Selain itu pernikahan yang terlalu dini juga dapt menyebabkan gizi buruk pada anak yang dilahirkan dari seorang anak yang rahim masih rentan. Hal itu dapat diartikan bahwa perkawinan anak sangat besar berpeluang melanggar hak-hak anak, yaitu hak atas pendidikan dan hak atas kesehatan, serta ikut menyumbang angka kematian ibu.

Kegiatan ini dilaksanakan di 15 sekolah selama bulan Juli – September 2019. Peserta masing-masing sekolah sebanyak 100 siswa-siswi. Materi yang disampaikan mengenai undang-undang perlindungan anak dan pencegahan pernikahan usia anak. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta baik itu bapak ibu para guru serta anak-anak yang masih memiliki harapan masa depan untuk mendukung program perlindungan anak dengan melakukan langkah-langkah konkrit pencegahan pernikahan usia anak. (KPA)

Post Author: chandra hartanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *