POLA ASUH ORANGTUA DI ERA MILENIAL

DINAS KBPPPA, Peran Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap dalam membangun Sumber Daya Manusia tidak terbatas pada pelaksanaan program-program yang telah direncanakan secara rutin setiap tahun saja, tetapi juga terbuka untuk menjadi “juru pencerah” bagi masyarakat yang membutuhkan wawasan mengenai hal-hal yang bersangkut paut dengan Keluarga Berencana, Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap, karena akhir-akhir ini banyak kalangan yang mempercayakan  Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap untuk menjadi narasumber pada acara-acara yang mereka selenggarakan. Hal ini mengandung dua makna, pertama, masyarakat sudah semakin mengenal tugas dan fungsi Dinas KB, PP dan PA, dan kedua, ini merupakan tanda positif terhadap kemampuan Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap untuk ikut serta memberikan pencerahan kepada masyarakat.

Tidak ketinggalan, ketika Desa Kertajaya Kecamatan Gandrungmangu mengadakan acara Pelatihan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan dengan tema Parenting / Pola Asuh Orangtua Di Era Milenial berkenan mengundang Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap sebagai narasumber dengan materi Bahaya Penggunaan Gadget / HP Pada Anak. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2019 dan diikuti oleh 100 (seratus) orang peserta dari unsur TP PKK Desa, Pendidik, Tokoh Agama,Tokoh Perempuan dan Masyarakat.

Memenuhi permintaan tersebut, Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap menugaskan Nolly Sudrajat, S.IP sebagai narasumber. Dalam paparannya Nolly mengupas kegelisahan orang tua berkenaan dengan kemudahan anak-anak dalam mengakses konten-konten apapun melalui gadget pada  HP yang dipegangnya. Tak ayal, karena kegelisahan tersebut, tema-tema tentang Pola Asuh Orangtua di Era Milenial menjadi sangat ngetrend dan banyak dibutuhkan masyarakat. Hal ini mengindikasikan bahwa orang tua sudah sangat paham terhadap banyaknya dampak negatif dari teknologi yang sudah demikian maju, termasuk teknologi pada android. Kemudahan anak-anak dalam mengakses konten-konten di HP tanpa pengawasan, akan berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak, terutama pada aspek intelektual, mental, dan attitude anak. Oleh karena itu, penting untuk membina tumbuh kembang anak dengan cara yang benar, termasuk penggunaan HP pada anak secara bijak.

Tanpa hadirnya orangtua untuk memberikan perhatian dan pengawasan pada saat menggunakan HP, yang terjadi kemudian akan timbul masalah karena penggunaan HP seperti kecanduan menggunakan, mengakses dan menyimpan konten yang tidak layak untuk tumbuh kembang anak. Bahkan saat ini tidak sedikit terjadi, anak menjadi korban pencabulan dengan pelaku teman baru yang berkenalan melalui media sosial. Dan yang perlu menjadi perhatian para orangtua harus selalu mengingatkan anak untuk bijak saat menggunakan HP, ketika menuliskan sesuatu yang bermuatan melanggar kesusilaan, penghinaan / mencemarkan nama baik, pengancaman, menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan individu / kelompok masyarakat dapat dipidana dengan dijerat Undang – Undang Informasi Transaksi Elektronik.   

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dan aktif bertanya untuk mendapatkan jawaban dari narasumber. Karena saat ini yang sering menjadi permasalahan para orangtua, kesulitan memberikan nasehat pada anak ketika sudah menggunakan HP. Begitu pula dengan ketidakpahaman orangtua dengan teknologi (gaptek) sehingga terkesan anaknya lebih pintar dibandingkan orangtuanya dalam penguasaan teknologi. (Red. Zero PP)      

Post Author: chandra hartanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *