MELATIH PEREMPUAN TERAMPIL DALAM MEMBERDAYAKAN PRODUKTIFITAS EKONOMI

DINAS KBPPPA, Pemerintah Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan Tahun 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara khusus bertujuan meningkatkan keterampilan kaum perempuan di bidang ekonomi, yaitu pembuatan berbagai kue, dengan harapan peserta bisa membuat sebuah produk untuk meningkatkan kekuatan ekonomi keluarganya dan di kemudian hari menjadi produsen kue yang bernilai ekonomis.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap, dan diikuti oleh 4 (empat) Kecamatan, meliputi Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Cilacap Selatan dan Kampunglaut. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 5 dan 6 November 2019. Sebagai narasumber pada kegiatan tersebut tim dari Toko Roti Sari Boga Cilacap.

Dalam sambutannya Kepala Dinas KB, PP dan PA Kabupaten Cilacap Murniyah, S.Pd.,M.Pd melalui Sekretaris Dinas Hantari S, DMN.,M.Kes.,MR  menyampaikan saat ini sudah bukan eranya lagi perempuan hanya sebagai konco wingking, atau orang nomor dua yang segala sesuatunya tergantung kepada suami. Saat ini adalah era kesetaraan gender, dimana perempuan dan laki-laki mempunyai hak yang sama untuk berperan dalam pembangunan. perempuan harus pinter, harus cerdas dan harus mandiri. Kegiatan Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan merupakan wujud kegiatan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, dalam rangka mengurangi kesenjangan ekonomi pada perempuan. Mengembangkan kemampuan kaum perempuan dalam pembuatan kue, yang difasilitasi langsung oleh narasumber dari Toko Sari Boga Cilacap. Dimana narasumber yang dihadirkan secara langsung menangani pembuatan roti dan sudah sangat berpengalaman. Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Drs. Dasro mengatakan, kegiatan ini merupakan realisasi dari Program Pemberdayaan Perempuan, lebih khusus lagi sebagai implementasi program “Three Ends”, yaitu : akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan perempuan dan akhiri kesenjangan ekonomi perempuan.  Salah satu strategi untuk mengakhiri tiga hal diatas adalah dengan memberdayakan perempuan. Bekal keterampilan kepada kaum perempuan dapat meningkatkan kemampuan dirinya, sehingga tidak mudah terbujuk rayu bekerja diluar negeri secara ilegal, karena tidak sedikit kaum perempuan menjadi korban trafficking (perdagangan orang). (Red. Zero PP)

Post Author: chandra hartanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *